Showing posts with label #maag #asamlambung #health #foodcombining #mie #natrium #fc. Show all posts
Showing posts with label #maag #asamlambung #health #foodcombining #mie #natrium #fc. Show all posts

Sunday, October 4, 2015

Kultwit Kibulan Kopi - erikarlebang

Efek Buruk Kopi Part I
Pagi Tweeps, siapa yang harinya harus dimulai dengan kopi? Or otherwise the day will go on like a disaster? Berhati-hati saja
Craving atau ‘pencarian’ terhadap sesuatu substansi yang ‘hilang’ untuk bisa menjalankan hidup, kebanyakan memiliki efek negative
Tubuh yang beradaptasi dengan kopi rutin selama menahun, akan terus menambah dosisnya sejalan dengan stimulasi yang direaksikan
Dosis yang membesar perhari sayangnya tidak diiringi dengan kemampuan tubuh yang menurun untuk ‘mengkonversi’ efek buruk kopi
Ketergantungan terhadap kopi buat orang di usia tertentu berada dalam posisi serba salah, diminum bisa menanggung akibat buruk
Tidak diminum, masalah fisikis dan psikis segera mendera! Karena tubuh ‘mencari’ substansi itu dan efek sensasi yang ditimbulkan
Ketagihan kopi juga bisa ‘ditularkan’ secara dini oleh ibu hamil kepada kandungannya, atau ibu kepada anak yang sedang disusui
Ketagihan dini itu kemudian terpupuk saat anak mengenal minuman cola atau mayoritas cokelat yang juga mengandung kafein
Akhirnya saat dewasa, kopi adalah substansi tak terpisahkan dari kehidupan. Dan perusakan hingga fatal berlangsung lbh cepat
Kalimat, “hari belum dimulai tanpa segelas kopi” memang terdengar indah dan puitis, namun di satu sisi Anda menabung masalah
Minumlah 3 gelas air putih setiap Anda selesai minum segelas kopi. Sambil perlahan lepaskan ketergantungan, dgn kurangi dosis
Hingga Anda bisa lepaskan diri lalu menempatkan kopi sebagai minuman sosial, yang dinikmati sesekali, sebagai ‘obat kangen’
Next time kita jabarkan keburukan kopi yang jauh lebih besar ketimbang sisi parsial (juga jangka pendek) kebaikannya
Efek Buruk Kopi Part II
Geleng-geleng melihat teman yang lemas lantas mencari kopi. Kafein bisa jadi memang meningkatkan kortisol dalam darah
Rasa segar dan kuat muncul sebagai efek dari membanjirnya kortisol dalam darah. Karena fungsi sejatinya adalah hormon stress
Mirip dengan orang yang sanggup lompat lebih jauh dari biasanya, saat ia terancam bahaya. Efek ini jg bisa kurangi rasa sakit
Tapi karena sifat aslinya hanya dipakai utk darurat, efek samping lanjutan dari kortisol, lebih bersifat merusak tubuh
Jadi kalau merasa nyaman pasca minum kopi (atau teh) dan merasa itu memberi efek kesehatan, Anda tertipu oleh sensasi sesaat
Sejatinya perusakan jangka panjang tubuh sedang terjadi. Perlahan namun pasti, hingga akumulasinya berwujud masalah yg fatal.
coffee
wallcoo

Efek Buruk Kopi Part III
Lagi kopi. Dari semua bentuk ketagihan kopi, selain memulai hari, mengkonsumsi makanan berteman kopi adalah bentuk terburuk
Entah apa yg dirasakan oleh orang yg harus mengkonsumsi makanan dengan berteman kopi? Yang pasti penderitaan tubuh meningkat
Kafein adalah stimulan terburuk bagi lambung yang otomatis membuat level kedua gerbang cerna saat makan terganggu dari awal
Penyerapan makanan terganggu semenjak mulai ‘diproses’. Tidak saja dari reaksi lambung. Kafein nisbikan penyerapan banyak hal
Bila Anda mengkonsumsi sayuran segar kaya mineral seperti kalsium dan magnesium semisal, lupakan! Kafein akan membuang mereka.
Dan mineral yg bertahan di tubuh pun sering terbuang karena efek asam (acid) yg timbul krn kopi membuat tubuh harus buang cairan (diuretikal).
Cairan dipaksa keluar tersebut membawa serta kandungan mineral, vitamin dan substansi lain yang sebenarnya masih diperlukan
Itu sebab utama mengapa kopi dianggap salah satu penggerogot kepadatan tulang jajaran terdepan, hilangnya kalsium-magnesium.
Proses serupa tadi juga ‘merampok’ kandungan vitamin serta ‘menggerus’ cadangannya dalam tubuh. Terutama disini vitamin C
Apa yg terjadi saat vitamin C berkurang parah dari tubuh? Dinding pembuluh darah akan menipis drastis, rentan dan mudah pecah.
Tubuh segera bereaksi memberi langkah pencegahan, berusaha menebalkan dinding itu. Sifat lengket kolesterol jahat yg ada di protein/substansi makanan apapun yg anda makan ‘dioleskan’ oleh tubuh tebalkan dinding pembuluh darah. Yes, kita menjadi magnet bagi kolesterol ‘jahat’.
Sayang langkah cerdas darurat tubuh ini tidak direspons dengan baik oleh pemiliknya. Mereka terus lakukan kebiasaan buruknya
Semisal konsumsi rutin kopi dengan kondisi kurang vitamin C, akibatnya dinding terus menerus berada dalam kualitas buruk (tipis)
Dan sayangnya juga langkah penebalan ini tidak bisa dideteksi oleh tubuh, hanya kondisi tipis rentan pecah yg dikenali terus
Penambahan kolesterol jahat berlangsung secara konstan, hingga dinding terlalu tebal dan menyulitkan darah lewati jalurnya itu
Demikian penjelasan mengapa konsumsi kopi rutin kadang berperan mutlak dalam menaikkan tingkat kolesterol jahat dalam tubuh
Mereka yg tidak gemuk, berbadan ideal pun bisa bermasalah darah tinggi dan bahkan stroke hingga masalah penyumbatan jantung
Kopi sebagai wisata kuliner, sesekali. Dan segera imbangi dengan 3 gelas air putih utk minimalisir kerusakan (bukan mencegah)

Efek Buruk Kopi Part IV
Membutuhkan kopi untuk memulai hari? Sama dengan atlet yang butuh doping untuk berprestasi. Akan membangun hal merugikan hari depan
Kafein memang meningkatkan banyak hal dalam tubuh, dari sisi fisiologis-psikologis. Tapi di sisi lain lebih banyak merugikan
Ledakan energi yang didapat dari kafein kopi memang buat Anda tersemangati. Tapi disana ada ritme detak jantung terpengaruhi.
Suatu saat jantung Anda tidak mampu lagi bekerja berdasar stimulan yang diberikan kafein. Berhenti sebelum masa pakainya habis.
Apalagi bila Anda tidak terbiasa melakukan aktifitas fisik beroktan tinggi pasca minum kopi, jantung lebih menderita lagi
Minumlah kopi sesekali, bukan kecanduan untuk memulai aktivitas hari. Sayangi jantung dan rawat organ lain yang terintegrasi
Jangan termakan klaim yang mengatakan kopi berguna untuk kesehatan jantung, atasi stroke, diabetes dan lainnya. Itu hal semu
Karena sebelum hal positif itu terjadi, hal negatif kopi sudah terburu menyergap Anda. Sisi merusak lebih besar dari perbaiki
Apalagi di pagi hari. Siklus alamiah tubuh di waktu ini, sebenarnya sangat rapuh terhadap stimulan seperti kopi. Merusak ritme

Anda seakan mudah ‘kebelakang’ tapi sistem cerna menderita. Kerusakan terbangun karena terganggunya siklus

Sunday, September 20, 2015

Gula Rendah Kalori” kultwit @erikarlebang

Ketawa geli, lihat kerabat yang divonis punya problem gula, memasukan gula kalori rendah ke secangkir kopi “Kan kalori rendah” #kibulansehat

Kenapa masih ngopi? Kenapa gak minum air putih | “Aduh gue paling gak bisa abis makan gak minum kopi” jawab pertanyaan saya #kibulansehat

Bagus juga dia gak tau siapa dan apa reputasi saya. Jadi bisa paham pola pikir umum penderita penyakit degeneratif populer ini #kibulansehat

Saya beri pertanyaan logis lain, “Punya problem kolesterol, gak?”| “Iya ada! Wah tau aja lo!”| “Terus makan apa disini?” #kibulansehat

Kebetulan di acara sukuran keluarga ini, makanan di meja atau booth gak ada yang bersahabat dengan penderita kolesterol #kibulansehat

Gak masalah, kemana-mana sekarang bawa ini *rogoh saku tunjukkan kapsul produk berembel-embel ‘lipid’* “Abis makan, minum!” #kibulansehat

Lo harus punya, seumuran kita udah harus peduli kesehatan. Lo cek deh gula sama kolesterol, siapin ginian lanjutnya lagi #kibulansehat

Setelah itu kami berpisah. Dia pindah ke seksi makanan penutup ringan. Gak tau, makanan apa yang diambil? Kan manis semua! #kibulansehat

Males juga nanya lebih jauh, sulap apalagi yang dia punya untuk mengatasi problem makanan penutup yang umumnya manis-manis? #kibulansehat

Tapi darinya saya bisa belajar sekali lagi kenapa penyakit degeneratif itu makin buruk wujudnya dari waktu ke waktu #kibulansehat

Sayang saya malas juga bertanya ke dia, pendapatnya apa “Kok bisa punya problem gula dan kolesterol di usia yang masih muda?” #kibulansehat

Badannya juga gak jelek. Bagus malah. Tergolong masih langsing untuk seusianya. Paling gak indikasi masih rutin berolahraga #kibulansehat

Berdasar elemen jawaban dan fakta terlihat, saya berani bertaruh jawaban dia pasti “Gak tau nih kenapa?” Atau “Ini turunan!” #kibulansehat

Ujung-ujungnya sih Tuhan yang disalahin *nyengir*. Kasihan sekali, orang seperti kerabat saya ini cuma memperpanjang masalah #kibulansehat

Beralih ke gula kalori rendah untuk menikmati ‘manisnya hidup’ bagi penderita problem gula, itu paham yang benar-benar ngawur #kibulansehat

Analoginya mirip mobil yang lampu oli menyala, bukannya ganti oli atau ditambah, tapi malah, sekering lampu indikator dicabut! #kibulansehat

Atau minum lipid-lipidan untuk mengatasi masalah makanan berkolesterol. Itu sama kayak minum racun dan penawarnya sekaligus #kibulansehat

Jangan bicara konsep mencegah dan merawat kesehatan, apa yang kerabat saya lakukan itu mengawetkan proses perusakan kesehatan #kibulansehat

Kalau mau sehat, basis tindakan kita seharusnya preventif dan supportif, mencegah dan merawat! Jangan kebalik! #kibulansehat

Basis kesehatan kuratif, sakit dulu baru diobati, mayoritas acap hanya melambatkan kerusakan atau memperparah proses kematian #kibulansehat

Sakit gula lantas berpaling pada produk rendah kalori, lantas minum kopi atau teh, itu tetap siksa pankreas! Problem pangkal #kibulansehat

Badan langsing, rajin olahraga, masih kena kolesterol? Cek pola makan harian! Jangan lari mengandalkan produk lipid-lipidan #kibulansehat

Saya pernah mentwit kenapa kolesterol muncul padahal rajin olahraga dan (mengira sudah) jaga makan. Ada di web dan buku saya #kibulansehat

Demikian kibulan sore ini. Suka sukur! Gak suka? Unfollow! Gak follow cerewet? Coba minum larutan gula diet ke segelas obat nyamuk cair

Pengentalan Darah dan Food Combining

Kultwit Erikar Lebang @erykar


Saya diajak diskusi oleh teman yang takjub akan pengaruh Food Combining dalam kehidupan kesehatannya, padahal ia baru saja mengerjakan. Hal ini disebabkan dia dapet kabar dari temannya bahwa saya pernah membahas bahwasanya minum obat seumur hidup itu akan membuat masalah.

Dulu awalnya ia mengeluh dan minta waktu berbicara terkait problem pengentalan darahnya. Ia ingin tahu bisakah Food Combining mengatasinya. “Kata dokter gue, kalau gak minum obat darah kental gue bisa bikin stroke dan sakit jantung, tapi gak dibilang sampai kapan?” keluhnya.

“Katanya, elu ngetwit, orang rutin minum obat seumur hidupnya, pasti akan membayar mahal di hari depan, paling gak liver atau ginjal rusak,” lanjutnya.

“Tapi karena gak dikasih tau, sampai kapan gue harus minum obat ini, asumsi gue, ya seumur hidup lah? Jadi gimana liver-ginjal gue?” ujarnya lagi.

Bagus! Paling tidak, dia sadar bahwa kesehatan itu tak semata-mata minum obat saat sakit, tapi ada kaitannya dengan “menuai apa yang dilakukan saat ini”. Sedihnya, dokter yang dia sebutkan itu, sama sekali tidak menjelaskan kenapa teman saya punya problem ‘darah kental’. Hanya tahu menyuruh minum obat.

Bagusnya lagi teman saya juga tidak membahas dokternya, saya pun malas kalau disuruh membahas. Fokus saja pada apa yang bisa kita lakukan di sini. Untungnya, semakin menua dia semakin sadar. Dia mulai berusaha mengurangi kegilaannya dalam konsep ‘asal enak hajar’. Hanya metodenya saja belum pas. Kalau perkara makan, teman saya sih tidak usah dibahas. Dia tergolong ‘everythingvora’, apa juga dimakan! Tidak pakai mikir, semua dimakan!

Dia masih mengkonsumsi nasi merah dan dada ayam rebusan, yang selain tidak efektif menjaga kesehatan, juga rasanya pun tak enak, tidak konsistenlah. Sayur? Yah paling top sekelas cap cay lah. Itu juga banyakan bakso dan potongan dagingnya.

Dengan kata lain? Pola makannya masih ‘ngaco’. Pesan tehnya tidak lagi, “es teh manis satu”, tapi diperhalus sedikit menjadi “teh hangat gak pake gula, ya” walau sebenarnya sama saja bohong. Minumannya? Nah ini yang ‘cihuy’. Pagi itu wajib minum kopi. Wajib! Setiap makan, tak sadar kalau pasti pesan teh. Waktu darah kental saja sadar sedikit. Tidak aneh kalau darahnya kental, bukan? Dia memelihara tubuhnya dalam kondisi dehidrasi. Kopi dan teh bertubi dalam keseharian? Elemen diuretikal.

Salah satu syarat dasar produksi darah berkualitas adalah tersedianya cairan tubuh dalam jumlah cukup. Kalau defisit? Ya hanya mendapat salam saja. Olah raga? Wah teman saya ini sih, tergolong orang terlambat tua. Peter Pan Complex.

Olahraganya hanya sebatas games di Play Station atau X-Box. Dia berhenti minum apapun selain air putih, dia mulai sebisa mungkin minum Air Kangen. Kalau tidak, baru minum air kemasan mineral yang bagus.

Singkat cerita, temen saya ini mau saja ‘dikibuli’ panjang lebar tentang gaya hidup Food Combining dan Air Kangen untuk mengatasi masalahnya. Makannya mulai difokuskan ke sayuran segar. Protein hewani ‘dadah-dadah’ saja dulu sementara. Nanti kalau membaik, bolehlah sebulan 2-3 kali.

Kalau beras merah, dia sudah sering. Selanjutnya saya ajari cara masak yang lebih funky, dengan mencampur ikan teri sedikit, biji-bijian, dan garam laut. Dalam waktu singkat, dia menghubungi saya kegirangan. Kualitas darahnya sudah jauh membaik. Tapi bukan itu katalisator utamanya. Sepertinya dia disiplin dalam menjalankan.

Dia merasa sangat sehat. “Badan gue enteng! Tidur lebih nyenyak, jarang capek, energik banget. Gak pernah pilek lagi!” Itu kualitas hidup! Yang dia heran, tak hanya problem darah kentalnya hilang. Tapi masalah turunan lain yang dia tidak sadar kalau itu bentuk penyakit protes tubuh. Problem sembelit, BAB yang sering dua hari sekali. Kini rutin, setiap hari dan umumnya pagi! Rasa sebah di perutnya yang konstan pun kini hilang.

Lepas dari euphoria-nya, tapi itulah inti utama dari menjaga pola hidup. Sisi pola makan, yang pasti. Darah kentalnya, semisal. Bisa dipastikan sirkulasi darah dalam tubuh buruk. Jangan lupa, darah selain bertugas membawa oksigen dan darah putih, ia juga merawat tubuh. Kalau ada kerusakan, substansi yang dibawa, dipergunakan untuk memperbaiki.

Kalau ada benda asing mengganggu, darah putih turun tangan. Darah seperti berpatroli keliling tubuh, membawa substansi penting dan darah putih sebagai ‘satpam’. Setiap sel akan diperiksa apakah ada masalah? Ia akan berusaha meringkus benda asing itu sambil memanggil bala bantuan. Kalau darah berkualitas, tubuh sehat dan ‘kebal’ serangan asing.

Nah, terbayang kan kalau darahnya lambat bergerak akibat kental. Muatan apapun yang ada dalam darah jadi tidak maksimal. Yang rusak telat diperbaiki. Benda asing (virus, bakteri, parasit) bisa mengalahkan darah putih yang terlambat mendapatkan bala bantuan. Tubuh jadi rentan masalah.

Darah lancar, buat organ tercukupi kebutuhannya. Dalam kasus teman saya areal organ cerna. Gerakan memijat usus, peristaltik, menjadi lancar. Semua problem mudah dibuang dari sistem cernanya. Teman saya katakan di awal menerapkan Food Combining, dia jadi sering buang angin. Awalnya takut, karena dipikirnya akibat sering makan sayur segar. Maklum korban mitos, dianggapnya itu makanan biang gas.

Tapi waktu mau distop, tubuhnya membaik. Dia terus makan sayuran segar dan minum air putih. Makan pun kian tertib. Kalau biasanya ngebut kayak mau ngalahin Usain Bolt di 100 meter. “Sekarang gue kalau makan, diadu sama keong jalan, juga kalah” Tapi dia bilang, makan pelan, malah membuatnya cepat kenyang dan nyaman.

Dia jelas berhenti minum obat, yang tadinya diklaim harus diminum seumur hidup. Dan serunya lagi, “dulu kirain kalau gak minum obat kiamat”. To cut the long story short, perubahan pola makan teman saya, hilangkan masalah kesehatan yang paling utama dan tanpa disadari, turunannya. “Gak taunya kok hidup gue malah jadi makin seru sekarang ini? Mau ngapain aja kayaknya bisa. Gue kuat dan sehat” Hore! Paling tidak, aman lah.

Saturday, March 14, 2015

Mie vs asam lambung vs jeniper

Ceritanya kmrn ngiler lihat hubby makan mie ayam di langganannya..jadi ikutan deh makan mie yamin...
Hmm pas lagi makan aga curiga sama mie nya hmmm apa ya istilahnya, ulet bgt... liat gitu
Tapi makan aja deh...kayanya dulu2 juga makan ga knp2..
Eh bener aja...makan jam 11.30...alarm tubuh gw skrg udh cepet bgt klo yg beginian...jam 12.30 kpala tau2 cenut2...gradually makin hebat...masih ke acara ultah anaknya temen hubby....masih kuat
Jam 5msh lari2 nemenin anak2 main...masih kuat wlo udh makin melemah badannya...
Jam 6tetooot...makin lemes....perutnya udh mulai nambah kasih alarm....
Jam 7..men bisa pingsan klo gw tetep di sini...
Telp suami yg msh lagi kumpul temen2nya.  So sorry gw udh ga kuat... jam 7.30 kita pulang...
Di jalan kluar deh isi perut..tidur...
Maaf ya kiddos..blm puas mainnya kmrn....maap juga hubby blm puas kangen2an ama temen2nya...
Sampe rmh udh lemes...makasih hubby...dipapah aja masuk...jdi inget dulu...rutin gendong gw klo pingsan...kwkwkw...
Minta dibuatin jeniper hangat...minum segelas pelan2...dibalurin balsem ma hubby kpalanya...n lgsg tewas...shubuh bangun alhamdulillah..sakit kepala hilang..perut udh enak...minum jeniper lagi...
Udah ah kapok deh makan gituan...
Balik je pola makan sehat aja..drpd alarm tubuh mati tau2 penyakit udh betumpuk....hiii...jangan sampe..
Iseng2 penasaran juga apaan sih yg micu asam lambung jadi naik produksinya...biasa modal gw om google dg bekal filter knowledge yg udh gw punya tentunya...krn
Bahaya kandungan di dlm mie dpt memicu asam lambung naik
ditemukannya kadar natrium tripolifosfat  sbg bahan pengembanh pd mie awalnya akan memberikan efek kenyang sesaat yang dilanjutkan dengan lapar kembali.
kandungan natrium tripolifosfat memberikan pengaruh tidak baik pada lambung akan adanya pengurangan zat asam lambung yang mengakibatkan nyeri, mengeluarkan angin dari lambung, nafas tak sedap dan lain.
kandungan natrium yang tinggi bersifat menetralkan lambung sehingga lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan. Akibatnya, asam lambung akan naik dan terjadilah pengikisan dinding lambung.
Mungkin tergantung besaran kandungan natriumnya kali ya...kdg2 aman2 aja makan mie...hehehe..jdi msh bisa rekreasi pke mie cuma pilih2 tempatnya...klo lagi pengen..
Yg ini udh big no no deh.. tetep kudu trial n error....kwkwkwk...